Belajar Aktif dengan Studi Kasus
Tipe aktifitas yang membuat seorang mahasiswa dapat belajar lebih efektif di antaranya melalui bekerja kelompok kecil, melakukan presentasi dan debat, melaksanakan permainan peran (role playing), mempelajari permainan (games) dalam perkuliahan, pengalaman praktik di lapangan, studi kasus, diskusi kelas, dan mengerjakan simulasi.
Terdapat beberapa akitifivas sebagai bentuk dari proses belajar aktif, di anataranya pemetaan pola pikir (mind maps), role playing, belajar dengan menggunakan games, memecahkan masalah atau studi kasus, belajar kelompok secara kolaboratif, sesi mengkaji ulang oleh mahasiswa, goal setting & attainment, belajar dari jurnal, mahasiswa melakukan presentasi materi yang sudah dia pelajari, menciptakan lagu, puisi, program iklan, dan menggunakan konsep kunci yang telah dipelajari dalam aktivitas sehari-hari.
Dengan proses belajar aktif, diharapkan setelah lulus, mahasiswa berkembang kemampuan kognitif, afektif (watak perilaku seperti perasaan, minat, sikap, emosi dan nilai), maupun psikomotoriknya (keterampilan), sehingga siap masuk ke pasaran kerja dengan optimal. Dimana selama proses belajar, mahasiswa akan tergembleng mentalnya karena selalu beradu argumentasi, mengendalikan emosi kawan debatnya, mengerti dan menyelamai kawan sekelompok, kerja sama kelompok, melaksanakan tugas secara terlatih karena harus membaca, menulis laporan, dan sebagainya, dalam batas waktu yang tersedia.
Tell me and I forget. Teach me and I remember. Involve me and I learn
-Benjamin Franklin-

Komentar
Posting Komentar